Welcome!

Hanya sebuah tulisan sederhana. Tulisan ini ada bukan karena aku tapi karena kalian. Ini bukan kisah tentang aku tapi kisah tentang kalian. Aku menulis ini bukan untuk aku tapi untuk kalian. Ini bukan hanya tentang perasaan aku tapi tentang perasaan kalian....

Sabtu, 15 November 2014

Re-blog~

Ini ada beberapa tulisan dari blog gue yang lama gue posting lagi kesini~

BERTAHAN

Apa sih bertahan itu? Apa bertahan harus selalu terasa sakit? Apa bertahan itu harus selalu menahan segala rasa yang ada? Apa bertahan itu sama dengan munafik? Hhh... ntahlah. Banyak yang bertahan demi seseorang tapi apa yang dia dapatkan malah sakit yang terasa.  Mereka selalu menggunakan kata “sayang” untuk mempertahankan hal yang sebenarnya tak bisa lagi mereka pertahankan. Mereka bagai mempertahankan sebuah angin yang jelas jelas angin itu tak bisa di tahan. Sadar kah mereka bahwa mereka hanya mempertahankan suatu hal yang sia-sia? Apa benar alasan mereka bertahan karena “sayang”? atau.. mereka bertahan hanya karena takut kehilangan? Padahal jelas-jelas di dunia ini ngga ada yang abadi. Padahal sebenarnya cepat atau lambat mereka harus melepaskan apa yang selama ini mereka genggam. Hanya waktu yang membedakannya... memang benar tak ada salahnya mencoba tapi untuk apa mencoba jika kamu tahu itu hanya menyakitkan diri kamu? Mengapa kamu tidak berusaha melepaskan apa yang memang bukan terbaik untuk diri kamu? Banyak yang bilang bagaimana kita tahu dia yang terbaik untuk kita atau bukan jika kita tak pernah mencoba? Tapi setelah mencoba pada akhirnya hanya akan terlontar kalimat “ah nyesel” apa sih yang sebenarnya hati kita ingini? Bertahan menyesal tak bertahan pun menyesal. Sadarkah kalian setiap hal yang kita lakukan akan hanya menghasilkan sebuah penyesalan jika kita hanya menganggap itu adalah hal yang salah? Coba kalian fikir jika kalian menganggap hal itu benar apa kalian akan menyesal? Penyesalan itu sama saja kalian tak pernah menghargai keputusan dan diri kalian sendiri... lakukanlah apa yang kalian anggap benar dan jangan dijadikan penyesalan walau itu hanya menyakiti diri kalian. Justru rasa sakit itu ada karena kalian merasa menyesal. Tapi jika kalian menganggap hal itu sebagai cara Tuhan untuk menguatkan kalian, kalian akan menganggap hal itu adalah anugrah karena tanpa rasa sakit kalian tak akan pernah tahu rasanya menjadi seseorang yang tegar. Tanpa kehilangan kalian tak akan pernah menghargai artinya kebersamaan. Tanpa melepaskan kalian tak pernah tahu bagaimana caranya menjaga. Dan tanpa waktu kalian tak pernah tau kapan kalian akan dewasa.


DUA PILIHAN

Jika kalian dihadapakan pada dua pilihan antara “mengulang masa lalu dan memperbaiki semuanya atau terus melangkah maju tanpa ingin mundur kebelakang” kalian akan pilih yang mana? Pilihan yang sangat sulitkah? Jika kalian memilih mengulang masa lalu dan memperbaiki semuanya kalian harus siap belajar melepaskan dan melupakan dari awal lagi tapi jika kalian memilih melangkah maju tanpa ingin mundur kebelakang kalian pasti takut menyesal karena ada pepatah yang bilang “kesempatan tak pernah datang dua kali”. Tapi bagi gue pepatah itu salah. Kesempatan akan selalu ada jika kita ingin memberikan dan melakukannya. Ada yang bilang selama dia masih bisa berharap dia akan mengulang masa lalu. Tapi bagaimana jika harapan itu tiba-tiba menghilang? Apa mungkin dia akan mengubah pilihannya? Gue rasa jawabannya...tidak. karena banyak orang yang lebih memilih melakukan kesalahan dan jatuh dilubang yang sama lagi daripada harus melangkah maju tanpa ingin mundur kebelakang. Dengan alasan apa? Ya tak lain dan tak bukan dengan alasan “sayang”, “masih berharap”, “tak ingin menyesal”. Hahahaha bodoh ngga sih kalau terus-menerus seperti itu? Itu sama saja bahwa kita jauh lebih bodoh dari seekor keledai bukan? Kenapa kita tak mencoba menjadi seekor kura kura yang lambat namun jadi pemenang? Tak ada yang meyangka kan jika kura kura yang selambat itu bisa jadi pemenang? Ya itulah kita... kita tak ingin mengambil keputusan yang baru dan tak biasa karena hanya takut. Kita seperti kelinci, dia awalnya berlari kenceng namun karena rasa cerobohnya akhirnya dia yang kalah. Tidak usah terlalu cepat mengambil keputusan hanya karena kalian “takut”. Justru ketakutan itu yang akan menghancurkan segala keberhasilan kalian. Tidak ada yang tahu kan orang yang memilih mengulang masa lalu dan mencoba memperbaikinya akan bahagia? Dan tidak akan ada yang tahu kan orang yang memilih melangkah maju tanpa ingin mundur kebelakang akan selalu bersedih? Bisa saja kebalikannya. Tergantung seseorang itu menjalani dan menyikapinya. Satu hal yang tak pernah kalian sadari masa lalu itu tak akan pernah bisa diulang karena jika bisa diulang itu bukan masa lalu. Masa lalu tidak akan bisa diulang karena jika bisa diulang kita semua akan memilih mengulang walau itu hanya beberapa detik yang lalu dan masa depan tidak akan pernah datang. Kalian tahu kenapa Tuhan tak mentakdirkan jarum jam bisa diputar mundur? Karena jika jarum jam bisa diputar mundur tidak akan pernah ada hari esok. Mulai hari ini berfikirlah bahwa kita jangan pernah selalu ingin mengulang masa lalu hanya demi kebahagian yang sesaat, tapi berfikirnya melangkah maju demi kebahagiaan yang sebenarnya.


CRAZY!

Bodoh itu bukan cuma karena orang yang lemah dalam pelajaran. Bisa dibilang orang yang jenius sekalipun pasti pernah menjadi "bodoh". Bahkan bisa dibilang semua orang itu bodoh. Gimana ngga bodoh coba ada orang yang mau tetap bertahan walau udah disakitin berulang kali. Terus ngejar ngejar walau udah ditolak berulang kali. Nangis karena disakitin. Bahkan ada yang bisa saling membunuh dan bunuh diri. Apa dasar mereka ngelakuin itu atas dasar "sayang"? Sadar... sayang itu bukan seperti itu. Tapi itu pembodohan yang mengatasnamakan "sayang". Kalo sayang punya mata dia pasti udah nangis. Kalo sayang punya mulut pasti dia bisa ngomong  "bukan karena aku" untuk ngebela diri sendiri karena ngga ada yang ngebela dia. Kalo sayang punya telinga dia pasti udah tutup kuping dari orang orang yang ngefitnah dia. Kalo sayang punya kaki dia pasti udah berlari kencang buat ngehindarin mereka semua. Kalo sayang punya tangan dia pasti udah gunain tangan itu buat nutupin muka dia karena malu. Tapi sayang...sayang itu bukan kita. Sayang ngga punya mata, mulut, telinga, kaki, bahkan tangan. Tapi inget sayang masih punya hati. Yang didalamnya dia bisa nangis, marah cuma sama dirinya sendiri. Inget sayang itu bukan pembodohan. Jadi kalo kalian sayang sama seseorang jangan ngelakuin hal hal bodoh yang bisa buat dia nangis. Kalo kalian masih buat dia nangis kalian tanya sendiri sama diri kalian apa bener dia yang kalian sayang atau bukan. Jangan biarin orang yang sayang sama kalian terus menerus menangis buat hal yang ngga pasti. Jika memang bukan dia yang kalian sayang maka tegaslah jangan biarkan dia diposisi yang selalu merasa sakit.



FOR BOYS!

Wanita itu ibarat sebuah rumah. Dia tempat kamu mendapatkan kehangatan. Dia tempat kamu mengistirahatkan hati dan pikiran. Dia tempat kamu berteduh dari hujan dan panas. Dia tempat kamu menghabiskan waktu. Dia saksi kamu ketika kamu senang atau sedih.

Ketika bukan kepada kedua orang tua kamu mengadu, kamu mencari siapa? Pasti mencari wanitamu. Ketika teman-temanmu menjauhkan kamu, kamu minta temenin siapa? Pasti ditemenin wanitamu. Ketika kamu banyak masalah telinga siapa yang  kamu pake? Pasti telinga wanitamu. Ketika kamu sedang marah siapa yang menjadi pelampiasan amarah kamu? Pasti wanitamu. Ketika kamu merasa sendiri siapa yang kamu hubungi? Temanmu? Orangtuamu? Pasti wanitamu. Walau kadang dia yang mencari kamu tapi kamu sibuk dengan hal yang lain,  walau kadang ketika dia minta kamu temenin kamu tapi kamu lebih milih nemenin temen kamu, walau kadang telinga kamu ngga selalu ada disaat dia perlu untuk didengarkan, walau kadang dia sedang cape kamu tetap ngomelin dia. Sadar ngga sih kalo kehadiran wanita itu berharga banget? Bukan wanita yang tak bisa hidup tanpa pria. Tapi pria yang tak bisa hidup tanpa wanita. Karena pria sudah biasa menggantung hidupnya kepada wanita. Tapi kenapa banyak pria yang mensia-siakan wanita?

Inget kamu bisa mendekati banyak wanita tapi cuma satu wanita yang bener2 kamu butuhkan. Seperti apa yang kamu butuhkan? Dia yang selalu cari ketika kamu dalam kesulitan. Dia yang kamu cari untuk siap menyediakan telinga, mulut, mata bahkan hatinya untukmu walau banyak wanita lain disisimu. Dia yang selalu siap menjadi satpammu, ibumu, temanmu, psikiatermu, bahkan musuhmu. Masih tegakah kamu membuat airmatanya jatuh setelah apa yang dia berikan untukmu? Tidak itu merasakan sakitkah kamu melihat seseorang yang selalu ada untukmu merasakan sakit? Masih bisakah kamu melirik wanita lain disaat dia selalu menutup matanya dari pria pria yang mungkin jauh lebih baik dari kamu? Sadarkah kamu perjuangannya untuk agar selalu ada untuk kamu? Terkadang dia harus menahan kesal ketika melihat ulahmu. Dia harus menyelesaikan masalah sendiri karena tak ingin menambah beban masalah kamu. Dia harus menahan cape disaat kamu jadikan dia pelampiasaan amarahmu. Dia harus menahan airmatanya agar selalu terlihat tegar dihadapan kamu. Mengapa dia menahan semuanya? Karena bagi dia percuma membagi itu jika itu hanya akan merepotkan kamu. Jika itu hanya bisa membuat kamu melontarkan kata “lebay”. Jika itu hanya semua keluhan untuk kamu. Dan karena percuma membagi jika kamu tak pernah mau mengerti apa yang dia rasakan.

Silahkan hati berkelana karena hati tahu dimana hati akan menetap. Karena hati tahu kemana hati harus kembali. Karena hati tahu siapa yang selalu ada disaat hati butuhkan. Karena hati tahu apa yang hati cari. Karena hati tahu kapan waktunya yang tepat. Karena hati tahu mengapa harus kamu.
Anggap saja hati sedang dalam perjalanan. Dan diperjalanan itu banyak cobaan ada macet, lampu merah, polisi, ban bocor, bensin habis, kendaraan mogok, bahkan kadang ada yang tersasar. Hingga akhirnya hati sadari bahwa kamu adalah tujuan terakhirnya. Dan akhirnya hati kembali kerumah, yaitu kamu.

Walau terkadang dia bawel nan cerewet seperti ibumu itu karena mereka sama sama wanita. Seharusnya kamu merasa beruntung bisa mendapatkan dia yang sama seperti ibumu, itu tandanya kasih sayang dia sama ibumu sama besarnya. Rasa sayang dia ke kamu sama seperti rasa sayang seorang ibu kepada anaknya. Tak sadar lagi kah kamu? Iya pasti. Karena yang kamu liat hanya sisi jelek dia, kamu tak pernah ingin tahu apa sisi baik dari wanitamu. Kamu hanya bisa menilai sebelah mata. Wanita yang seharusnya kamu pandang dan kamu jaga justru kamu acuhkan dan kamu abaikan. Dan kamu lebih memilih wanita lain yang belum tentu sama dengan wanitamu.

PHO


Perusak Hubungan Orang. Gue benci banget sama kata ini sumpah! Gue ngga pernah paham apa maksud sama orang-orang yang jadi perusak dihubungan lain. Apa motif dia ngelakuin itu. Apalagi kebanyakan yang jadi perusak itu cewe. Bisa ya gitu sesama cewe saling nyakitin hahaha. Ngga ada cowo lain apa cuma emang mau ngerusak terus pergi lagi? Ntah dimana pikiran orang orang yang suka kaya gitu. Dan yang paling enek dan bikin mau muntah pas ditanya pasti ngeles dan sok suci. Emang sih ya yang namanya maling mana ada yang mau ngaku. Prinsip gue didalam suatu hubungan kalo udah ada yang namanya pho gue ngga mau deh ngelanjutin. Bukan karena ngga sayang atau gue kalah tapi rasanya percuma mempertahankan kalo ujung-ujungnya lo bakal terhasut. Karena bagi gue mengalah adalah salah satu cara biar ngga ngadepin masalah yang itu itu aja. Rasanya males kalo harus selalu berantem karena alesan yang sama. Rasanya cape selalu nahan airmata disaat lo lebih belain dia. Rasanya ngga tau harus ngomong apalagi biar lo ngerti sama apa yang gue rasain. Rasanya muak selalu disalahin disaat gue bilang “cemburu”. Gue muak banget sama semuanya. Itu yang buat ngalah. Itu yang buat gue berfikir untuk mundur. Kalo gue terus mengatasnamakan ‘sayang’ apa mungkin suatu saat nanti lo akan ngerti? Apa mungkin kalo gue terus-terusan bertahan lo bisa menjanjikan kesetiaan? Apa mungkin gue tetep disisi lo, lo ngga akan terhasut? Bagi gue semua itu mustahil. Lebih baik gue ngelepasin lo dari awal sebelum rasa sayang dan rasa sakit gue pun makin dalam. Ya...gue emang egois. Tapi coba lo fikir jauh lebih egois mana gue atau lo. Gue emang sayang banget banget sama lo. Tapi itu bukan alesan gue buat ngejadiin lo selalu milik gue. Gue sadar kok dimana ada awal disitu pasti ada akhir. Dan gue yakin ini emang akhir cerita kita berdua. Percuma gue selalu milikin badan lo tapi gue ngga pernah bisa milikin hati dan fikiran lo. Percuma raga lo doang yang bisa gue sentuh tapi bukan perasaan lo yang gue sentuh. Gue ngga pernah memaksaan seseorang untuk sayang sama gue. Maka dari itu gue juga ngga akan memaksakan seseorang untuk tetap bertahan sama gue.

MOVE ON

Move On?

 Apa sih arti move on sebenarnya?
Emang harus ya move on itu punya pasangan dulu baru diartikan "move on"?
Banyak kok yang udah pada punya pasangan lagi tapi nyatanya mereka belom bisa move on.
Percuma punya yang baru kalo hati masih yang ke lama itu cuma ngajarin kita buat munafik.

Lagipula ngga selamanya orang yang single itu berarti belom bisa move on mungkin emang pilihan hidup dia buat sendiri dulu.
Biarin kalo mantan udah punya pasangan lagi itu bukan patokan kita harus punya pasangan juga.
Karena belom tentu si mantan udah punya pasangan lagi itu artinya dia udah bisa move on dari kita.
"Berpasangan" itu bukan cuma buat status sama buat manas-manasin mantan doang.

KECOCOKAN DAN KENYAMANAN 


Kenapa orang yang mulai hubungan selalu bilang mereka cocok dan merasa nyaman sama seseorang itu tapi pada akhirnya mereka selalu berpisah dengan alasan mereka sudah tidak cocok dan tidak merasa nyaman lagi.

Apa 'kecocokan' dan 'kenyamanan' itu hanya bersifat sementara? Atau sebenarnya 'kecocokan' dan 'kenyamanan' itu tak pernah ada? 

Pendapat seseorang ' ada beberapa kemungkinan yaitu mereka ngga bisa saling setia, mereka belum mengenal pribadi pasangan mereka yang sebenarnya atau mereka belum bisa menerima kekurangan pasangan mereka'. Kalau memang seperti itu kenapa diawal mereka harus berkata 'cocok'? Seharusnya mereka sudah siap dengan semua resiko itu. Mereka harus bisa saling setia, saling mengenal pribadi pasangan mereka atau menerima segala kekurangan pasangan mereka. 

Apa mereka bilang 'udah ngga cocok' hanya untuk menutupi rasa bosen dan semua perasaan mereka yang sebenarnya? Apa cinta itu harus selamanya cocok? Kemana arti 'perbedaan' dan saling 'melengkapi' jika 'cinta itu harus cocok'? Bagaimana bisa saling melengkapi kalau sudah banyak kecocokan diantara mereka?

'Namanya juga dimabuk cinta, belum keliatan belangnya. Mereka dulu bisa bilang cocok diawal karena mereka duluin nafsu ingin saling memiliki dan rasa penasaran. Ketika merasa bosan dan sudah tidak penasaran lagi atau mungkin malah penasaran sama yang lain karena mereka tidak berusaha buat setia'

Hmm jadi 'kecocokan' itu hanya alasan untuk memenuhi nafsu dan rasa penasaran mereka?

Lantas apa yang kalian rasakan kepada pasangan kalian? Apa 'kecocokan' diantara kalian memang benar-benar 'cocok' atau hanya 'kecocokan' sementara?

Dan 'kenyamanan'...
Apa sih arti 'kenyamanan' yang sebenarnya? Kenapa kalau udah tidak nyaman kita memutuskan untuk saling berpisah? Layaknya barang yang sudah rusak lalu dibuang begitu saja tanpa perduli bahwa dulu barang itu banyak kegunaannya. 

Kenapa banyak pasangan yang tidak bisa mempertahankan 'kenyamanan' itu? Siapa yang salah? Apa yang salah? Aneh bukan manusia itu? Tak pernah puas...

PACARAN

Pacaran? Apa sih maksudnya pacaran? Untuk mencari jodoh? Untuk mencari pasangan hidup? Untuk mencari yang cocok dengan kita?

Pacaran? Yang awalnya kenalan saling berkomunikasi terus tiba tiba merasa cocok mencoba menjalin suatu hubungan lalu timbul masalah terus berpisah dengan alasan "kita udah ngga cocok lagi". Itu yang namanya pacaran? Flat dan basi yaaak hahahaha

Pacaran? Yang awalnya saling memuji saling menyayangi saling menjaga saling mempercayai saling....pokoknya semua "saling" deh. Sampai akhirnya kata "saling" itu terlupakan dan tak terjamah hahaha.

Pacaran? Yang akhirnya galau-galauan main jelek-jelekin main siapa cepet cari pengganti main cemburu-cemburuan padahal sebenarnya masih saling sayang, munafik ngga sih?hahaha

Pacaran? Yang akhirnya sendiri sendiri akhirnya saling berjauhan bagai dua orang yang tak pernah bertegur sapa padahal pernah menghabiskan banyak waktu bersama.

Pacaran? Yang cuma buat status cuma buat dipamerin sama orang lain kalo dia laku cuma buat orang lain merasa dirinya "jones"  cuma buat buktiin ke orang orang kalo dia bahagia padahal dia sendiri ngga lebih menderita dari seorang "jones".

Pacaran? Yang cuma buat menuhin rasa nafsu cuma buat ngilangin rasa penasaran cuma buat "mencicipi" cocok apa ngga cuma buat biar ada merhatiin doang padahal sebelum pacaran juga mereka biasa ngelakuin hal itu sendirian.

Terus intinya pacaran apa? Kesenangan sesaat? Kebahagiaan yang bisa dihitungan dalam itungan detik, menit, jam, hari, bulan dan tahun. Kebersamaan yang cuma dipake buat orang lain merasa cemburu dengan mereka bahkan kebersamaan mereka ada yang pura pura hanya karna mereka takut menjalani hidup ini sendirian lagi.

Aneh bukan? Pacaran sama aja kaya kita ngejalanin hidup dengan kemunafikan. Makanya ngga salah kalo ada yang bilang "ngga ada orang yang ngga munafik". Karena tanpa mereka sadari padahal sebenarnya mereka sering melakukan hal itu.

So. Jangan jadiin pacaran itu jadi sesuatu hal yang berharga banget. Karena belum tentu itu selamanya. Dan ngga ada yang "selamanya". "Selamanya" itu cuma kata yang bikin hidup kita berharap. Bahkan kalo bisa jangan pacaran dulu deh. Cukup suka sukaan aja. Toh nanti rasa suka bisa hilang gitu aja. Ngga perlu takut jadi perawan atau perjaka tua. Kalo udah jodoh pasti bertemu kalo udah saatnya pasti bersama. Banyak yang mencari pasangan pada akhirnya mereka selalu gagal gagal dan gagal. Tapi banyak juga yang ngga begitu mikirin pacaran pada akhirnya mereka bisa nemuin jodoh mereka lebih cepet dari yang selalu mikirin pacaran. Enjoy with your life! Life is not just about relationship!

CINTA ATAU UJIAN? 


Ada ngga asih sebenarnya cinta terlarang itu? kalau terlarang kenapa harus ada cinta diantara keduanya? Apa yang salah? 

Aneh bukan. Kenapa Tuhan menciptakan rasa cinta di antara keduanya padahal rasa cinta itu tak seharusnya ada. Karena mereka Berbeda...

Untuk apa rasa cinta itu? apa hanya membuat kita merasa terluka atas rasa cinta itu? 

Kata seseorang 'terlarang sih ngga tapi resiko ditanggung masing-masing' . Lantas apa mampu kita menghadapi segala resiko yang ada? Awalnya mungkin mampu tapi kenapa lama kelamaan akhirnya mereka memutuskan untuk berpisah juga? Kemana kekuatan dan komitmen yang ada di awal? Apa karena perbedaan?

Kata orang-orang perbedaan itu indah. Tapi kenapa keindahan itu terasa menyakitkan? Apa memang harus segala yang indah itu akhirnya terasa sakit? Ntahlah...

Seseorang itu juga bilang 'sebenarnya itu bukan cinta tapi ujian, Tuhan ingin tahu apa yang akan kita pilih Dia atau manusia, kita akan memprioritaskan Dia atau manusia' Lantas mengapa banyak orang yang menjalankkannya? Apa itu berarti mereka lebih memilih manusia daripada Tuhan? Menjalankkan cinta yang terlarang itu jauh lebih berat daripada cinta yang biasa.

DREAM

Semua orang pasti memiliki mimpi.
Semua orang pasti pernah bermimpi.
Semua orang pasti selalu bermimpi.

Namun tak semua orang bisa selalu menjaga mimpi itu.
Tak semua orang mampu mengwujudkan mimpi itu.
Tak semua orang selalu berani untuk bermimpi.

Terkadang seseorang takut dengan mimpi.
Takut jika itu semua hanya sekedar 'mimpi'.
Takut jika itu semua hanya harap yang sia-sia.

Ketahuilah tak ada yang sia-sia.
Jika kita selalu usaha, yakin dan akhirnya kita akan sampai.

Teruslah bermimpi...

Bermimpilah dalam hidup namun jangan pernah hidup dalam mimpi.

Jangan pernah berfikir bagaimana mengakhiri mimpi.
Namun berfikirlah bagaimana mengawali mimpi.
Jangan jadikan mimpi sesuatu yang semua.
Namun jadikanlah mimpi suatu kenyataan.

Jadikan mimpi suatu tujuan bukan khayalan semata.
Jadikan mimpi sebagai bus bukan halte.
Jadikan mimpi sebagai penggerak bukan penghalang.
Jadikan mimpi sebagi doa bukan ancaman.

Tak usah takut dengan kegagalan.
Karena tanpa ada kata "gagal".
Tak akan pernah ada kata "berhasil"

Namun satu hal yang kita harus ingat.
Walau terkadang mimpi jauh lebih indah dari kenyataan.
Tapi sadarilah bahwa kenyataan jauh lebih indah dari mimpi.
Terlebih jika kita mampu mewujudkan mimpi menjadi kenyataan.

Buatlah orang tertawa karena mimpi kita yang konyol.
Namun pada akhirnya buatlah orang tercengang karena mimpi kita yang konyol.
Jadikan tawa orang sebagai tawa bangga bukan tawa cacian.
Jadikan sesuatu yang konyol sebagai sesuatu yang berkesan.

Mimpi adalah awal. Kenyataan adalah akhir.

0 komentar:

Posting Komentar

Sabtu, 15 November 2014

Re-blog~

Ini ada beberapa tulisan dari blog gue yang lama gue posting lagi kesini~

BERTAHAN

Apa sih bertahan itu? Apa bertahan harus selalu terasa sakit? Apa bertahan itu harus selalu menahan segala rasa yang ada? Apa bertahan itu sama dengan munafik? Hhh... ntahlah. Banyak yang bertahan demi seseorang tapi apa yang dia dapatkan malah sakit yang terasa.  Mereka selalu menggunakan kata “sayang” untuk mempertahankan hal yang sebenarnya tak bisa lagi mereka pertahankan. Mereka bagai mempertahankan sebuah angin yang jelas jelas angin itu tak bisa di tahan. Sadar kah mereka bahwa mereka hanya mempertahankan suatu hal yang sia-sia? Apa benar alasan mereka bertahan karena “sayang”? atau.. mereka bertahan hanya karena takut kehilangan? Padahal jelas-jelas di dunia ini ngga ada yang abadi. Padahal sebenarnya cepat atau lambat mereka harus melepaskan apa yang selama ini mereka genggam. Hanya waktu yang membedakannya... memang benar tak ada salahnya mencoba tapi untuk apa mencoba jika kamu tahu itu hanya menyakitkan diri kamu? Mengapa kamu tidak berusaha melepaskan apa yang memang bukan terbaik untuk diri kamu? Banyak yang bilang bagaimana kita tahu dia yang terbaik untuk kita atau bukan jika kita tak pernah mencoba? Tapi setelah mencoba pada akhirnya hanya akan terlontar kalimat “ah nyesel” apa sih yang sebenarnya hati kita ingini? Bertahan menyesal tak bertahan pun menyesal. Sadarkah kalian setiap hal yang kita lakukan akan hanya menghasilkan sebuah penyesalan jika kita hanya menganggap itu adalah hal yang salah? Coba kalian fikir jika kalian menganggap hal itu benar apa kalian akan menyesal? Penyesalan itu sama saja kalian tak pernah menghargai keputusan dan diri kalian sendiri... lakukanlah apa yang kalian anggap benar dan jangan dijadikan penyesalan walau itu hanya menyakiti diri kalian. Justru rasa sakit itu ada karena kalian merasa menyesal. Tapi jika kalian menganggap hal itu sebagai cara Tuhan untuk menguatkan kalian, kalian akan menganggap hal itu adalah anugrah karena tanpa rasa sakit kalian tak akan pernah tahu rasanya menjadi seseorang yang tegar. Tanpa kehilangan kalian tak akan pernah menghargai artinya kebersamaan. Tanpa melepaskan kalian tak pernah tahu bagaimana caranya menjaga. Dan tanpa waktu kalian tak pernah tau kapan kalian akan dewasa.


DUA PILIHAN

Jika kalian dihadapakan pada dua pilihan antara “mengulang masa lalu dan memperbaiki semuanya atau terus melangkah maju tanpa ingin mundur kebelakang” kalian akan pilih yang mana? Pilihan yang sangat sulitkah? Jika kalian memilih mengulang masa lalu dan memperbaiki semuanya kalian harus siap belajar melepaskan dan melupakan dari awal lagi tapi jika kalian memilih melangkah maju tanpa ingin mundur kebelakang kalian pasti takut menyesal karena ada pepatah yang bilang “kesempatan tak pernah datang dua kali”. Tapi bagi gue pepatah itu salah. Kesempatan akan selalu ada jika kita ingin memberikan dan melakukannya. Ada yang bilang selama dia masih bisa berharap dia akan mengulang masa lalu. Tapi bagaimana jika harapan itu tiba-tiba menghilang? Apa mungkin dia akan mengubah pilihannya? Gue rasa jawabannya...tidak. karena banyak orang yang lebih memilih melakukan kesalahan dan jatuh dilubang yang sama lagi daripada harus melangkah maju tanpa ingin mundur kebelakang. Dengan alasan apa? Ya tak lain dan tak bukan dengan alasan “sayang”, “masih berharap”, “tak ingin menyesal”. Hahahaha bodoh ngga sih kalau terus-menerus seperti itu? Itu sama saja bahwa kita jauh lebih bodoh dari seekor keledai bukan? Kenapa kita tak mencoba menjadi seekor kura kura yang lambat namun jadi pemenang? Tak ada yang meyangka kan jika kura kura yang selambat itu bisa jadi pemenang? Ya itulah kita... kita tak ingin mengambil keputusan yang baru dan tak biasa karena hanya takut. Kita seperti kelinci, dia awalnya berlari kenceng namun karena rasa cerobohnya akhirnya dia yang kalah. Tidak usah terlalu cepat mengambil keputusan hanya karena kalian “takut”. Justru ketakutan itu yang akan menghancurkan segala keberhasilan kalian. Tidak ada yang tahu kan orang yang memilih mengulang masa lalu dan mencoba memperbaikinya akan bahagia? Dan tidak akan ada yang tahu kan orang yang memilih melangkah maju tanpa ingin mundur kebelakang akan selalu bersedih? Bisa saja kebalikannya. Tergantung seseorang itu menjalani dan menyikapinya. Satu hal yang tak pernah kalian sadari masa lalu itu tak akan pernah bisa diulang karena jika bisa diulang itu bukan masa lalu. Masa lalu tidak akan bisa diulang karena jika bisa diulang kita semua akan memilih mengulang walau itu hanya beberapa detik yang lalu dan masa depan tidak akan pernah datang. Kalian tahu kenapa Tuhan tak mentakdirkan jarum jam bisa diputar mundur? Karena jika jarum jam bisa diputar mundur tidak akan pernah ada hari esok. Mulai hari ini berfikirlah bahwa kita jangan pernah selalu ingin mengulang masa lalu hanya demi kebahagian yang sesaat, tapi berfikirnya melangkah maju demi kebahagiaan yang sebenarnya.


CRAZY!

Bodoh itu bukan cuma karena orang yang lemah dalam pelajaran. Bisa dibilang orang yang jenius sekalipun pasti pernah menjadi "bodoh". Bahkan bisa dibilang semua orang itu bodoh. Gimana ngga bodoh coba ada orang yang mau tetap bertahan walau udah disakitin berulang kali. Terus ngejar ngejar walau udah ditolak berulang kali. Nangis karena disakitin. Bahkan ada yang bisa saling membunuh dan bunuh diri. Apa dasar mereka ngelakuin itu atas dasar "sayang"? Sadar... sayang itu bukan seperti itu. Tapi itu pembodohan yang mengatasnamakan "sayang". Kalo sayang punya mata dia pasti udah nangis. Kalo sayang punya mulut pasti dia bisa ngomong  "bukan karena aku" untuk ngebela diri sendiri karena ngga ada yang ngebela dia. Kalo sayang punya telinga dia pasti udah tutup kuping dari orang orang yang ngefitnah dia. Kalo sayang punya kaki dia pasti udah berlari kencang buat ngehindarin mereka semua. Kalo sayang punya tangan dia pasti udah gunain tangan itu buat nutupin muka dia karena malu. Tapi sayang...sayang itu bukan kita. Sayang ngga punya mata, mulut, telinga, kaki, bahkan tangan. Tapi inget sayang masih punya hati. Yang didalamnya dia bisa nangis, marah cuma sama dirinya sendiri. Inget sayang itu bukan pembodohan. Jadi kalo kalian sayang sama seseorang jangan ngelakuin hal hal bodoh yang bisa buat dia nangis. Kalo kalian masih buat dia nangis kalian tanya sendiri sama diri kalian apa bener dia yang kalian sayang atau bukan. Jangan biarin orang yang sayang sama kalian terus menerus menangis buat hal yang ngga pasti. Jika memang bukan dia yang kalian sayang maka tegaslah jangan biarkan dia diposisi yang selalu merasa sakit.



FOR BOYS!

Wanita itu ibarat sebuah rumah. Dia tempat kamu mendapatkan kehangatan. Dia tempat kamu mengistirahatkan hati dan pikiran. Dia tempat kamu berteduh dari hujan dan panas. Dia tempat kamu menghabiskan waktu. Dia saksi kamu ketika kamu senang atau sedih.

Ketika bukan kepada kedua orang tua kamu mengadu, kamu mencari siapa? Pasti mencari wanitamu. Ketika teman-temanmu menjauhkan kamu, kamu minta temenin siapa? Pasti ditemenin wanitamu. Ketika kamu banyak masalah telinga siapa yang  kamu pake? Pasti telinga wanitamu. Ketika kamu sedang marah siapa yang menjadi pelampiasan amarah kamu? Pasti wanitamu. Ketika kamu merasa sendiri siapa yang kamu hubungi? Temanmu? Orangtuamu? Pasti wanitamu. Walau kadang dia yang mencari kamu tapi kamu sibuk dengan hal yang lain,  walau kadang ketika dia minta kamu temenin kamu tapi kamu lebih milih nemenin temen kamu, walau kadang telinga kamu ngga selalu ada disaat dia perlu untuk didengarkan, walau kadang dia sedang cape kamu tetap ngomelin dia. Sadar ngga sih kalo kehadiran wanita itu berharga banget? Bukan wanita yang tak bisa hidup tanpa pria. Tapi pria yang tak bisa hidup tanpa wanita. Karena pria sudah biasa menggantung hidupnya kepada wanita. Tapi kenapa banyak pria yang mensia-siakan wanita?

Inget kamu bisa mendekati banyak wanita tapi cuma satu wanita yang bener2 kamu butuhkan. Seperti apa yang kamu butuhkan? Dia yang selalu cari ketika kamu dalam kesulitan. Dia yang kamu cari untuk siap menyediakan telinga, mulut, mata bahkan hatinya untukmu walau banyak wanita lain disisimu. Dia yang selalu siap menjadi satpammu, ibumu, temanmu, psikiatermu, bahkan musuhmu. Masih tegakah kamu membuat airmatanya jatuh setelah apa yang dia berikan untukmu? Tidak itu merasakan sakitkah kamu melihat seseorang yang selalu ada untukmu merasakan sakit? Masih bisakah kamu melirik wanita lain disaat dia selalu menutup matanya dari pria pria yang mungkin jauh lebih baik dari kamu? Sadarkah kamu perjuangannya untuk agar selalu ada untuk kamu? Terkadang dia harus menahan kesal ketika melihat ulahmu. Dia harus menyelesaikan masalah sendiri karena tak ingin menambah beban masalah kamu. Dia harus menahan cape disaat kamu jadikan dia pelampiasaan amarahmu. Dia harus menahan airmatanya agar selalu terlihat tegar dihadapan kamu. Mengapa dia menahan semuanya? Karena bagi dia percuma membagi itu jika itu hanya akan merepotkan kamu. Jika itu hanya bisa membuat kamu melontarkan kata “lebay”. Jika itu hanya semua keluhan untuk kamu. Dan karena percuma membagi jika kamu tak pernah mau mengerti apa yang dia rasakan.

Silahkan hati berkelana karena hati tahu dimana hati akan menetap. Karena hati tahu kemana hati harus kembali. Karena hati tahu siapa yang selalu ada disaat hati butuhkan. Karena hati tahu apa yang hati cari. Karena hati tahu kapan waktunya yang tepat. Karena hati tahu mengapa harus kamu.
Anggap saja hati sedang dalam perjalanan. Dan diperjalanan itu banyak cobaan ada macet, lampu merah, polisi, ban bocor, bensin habis, kendaraan mogok, bahkan kadang ada yang tersasar. Hingga akhirnya hati sadari bahwa kamu adalah tujuan terakhirnya. Dan akhirnya hati kembali kerumah, yaitu kamu.

Walau terkadang dia bawel nan cerewet seperti ibumu itu karena mereka sama sama wanita. Seharusnya kamu merasa beruntung bisa mendapatkan dia yang sama seperti ibumu, itu tandanya kasih sayang dia sama ibumu sama besarnya. Rasa sayang dia ke kamu sama seperti rasa sayang seorang ibu kepada anaknya. Tak sadar lagi kah kamu? Iya pasti. Karena yang kamu liat hanya sisi jelek dia, kamu tak pernah ingin tahu apa sisi baik dari wanitamu. Kamu hanya bisa menilai sebelah mata. Wanita yang seharusnya kamu pandang dan kamu jaga justru kamu acuhkan dan kamu abaikan. Dan kamu lebih memilih wanita lain yang belum tentu sama dengan wanitamu.

PHO


Perusak Hubungan Orang. Gue benci banget sama kata ini sumpah! Gue ngga pernah paham apa maksud sama orang-orang yang jadi perusak dihubungan lain. Apa motif dia ngelakuin itu. Apalagi kebanyakan yang jadi perusak itu cewe. Bisa ya gitu sesama cewe saling nyakitin hahaha. Ngga ada cowo lain apa cuma emang mau ngerusak terus pergi lagi? Ntah dimana pikiran orang orang yang suka kaya gitu. Dan yang paling enek dan bikin mau muntah pas ditanya pasti ngeles dan sok suci. Emang sih ya yang namanya maling mana ada yang mau ngaku. Prinsip gue didalam suatu hubungan kalo udah ada yang namanya pho gue ngga mau deh ngelanjutin. Bukan karena ngga sayang atau gue kalah tapi rasanya percuma mempertahankan kalo ujung-ujungnya lo bakal terhasut. Karena bagi gue mengalah adalah salah satu cara biar ngga ngadepin masalah yang itu itu aja. Rasanya males kalo harus selalu berantem karena alesan yang sama. Rasanya cape selalu nahan airmata disaat lo lebih belain dia. Rasanya ngga tau harus ngomong apalagi biar lo ngerti sama apa yang gue rasain. Rasanya muak selalu disalahin disaat gue bilang “cemburu”. Gue muak banget sama semuanya. Itu yang buat ngalah. Itu yang buat gue berfikir untuk mundur. Kalo gue terus mengatasnamakan ‘sayang’ apa mungkin suatu saat nanti lo akan ngerti? Apa mungkin kalo gue terus-terusan bertahan lo bisa menjanjikan kesetiaan? Apa mungkin gue tetep disisi lo, lo ngga akan terhasut? Bagi gue semua itu mustahil. Lebih baik gue ngelepasin lo dari awal sebelum rasa sayang dan rasa sakit gue pun makin dalam. Ya...gue emang egois. Tapi coba lo fikir jauh lebih egois mana gue atau lo. Gue emang sayang banget banget sama lo. Tapi itu bukan alesan gue buat ngejadiin lo selalu milik gue. Gue sadar kok dimana ada awal disitu pasti ada akhir. Dan gue yakin ini emang akhir cerita kita berdua. Percuma gue selalu milikin badan lo tapi gue ngga pernah bisa milikin hati dan fikiran lo. Percuma raga lo doang yang bisa gue sentuh tapi bukan perasaan lo yang gue sentuh. Gue ngga pernah memaksaan seseorang untuk sayang sama gue. Maka dari itu gue juga ngga akan memaksakan seseorang untuk tetap bertahan sama gue.

MOVE ON

Move On?

 Apa sih arti move on sebenarnya?
Emang harus ya move on itu punya pasangan dulu baru diartikan "move on"?
Banyak kok yang udah pada punya pasangan lagi tapi nyatanya mereka belom bisa move on.
Percuma punya yang baru kalo hati masih yang ke lama itu cuma ngajarin kita buat munafik.

Lagipula ngga selamanya orang yang single itu berarti belom bisa move on mungkin emang pilihan hidup dia buat sendiri dulu.
Biarin kalo mantan udah punya pasangan lagi itu bukan patokan kita harus punya pasangan juga.
Karena belom tentu si mantan udah punya pasangan lagi itu artinya dia udah bisa move on dari kita.
"Berpasangan" itu bukan cuma buat status sama buat manas-manasin mantan doang.

KECOCOKAN DAN KENYAMANAN 


Kenapa orang yang mulai hubungan selalu bilang mereka cocok dan merasa nyaman sama seseorang itu tapi pada akhirnya mereka selalu berpisah dengan alasan mereka sudah tidak cocok dan tidak merasa nyaman lagi.

Apa 'kecocokan' dan 'kenyamanan' itu hanya bersifat sementara? Atau sebenarnya 'kecocokan' dan 'kenyamanan' itu tak pernah ada? 

Pendapat seseorang ' ada beberapa kemungkinan yaitu mereka ngga bisa saling setia, mereka belum mengenal pribadi pasangan mereka yang sebenarnya atau mereka belum bisa menerima kekurangan pasangan mereka'. Kalau memang seperti itu kenapa diawal mereka harus berkata 'cocok'? Seharusnya mereka sudah siap dengan semua resiko itu. Mereka harus bisa saling setia, saling mengenal pribadi pasangan mereka atau menerima segala kekurangan pasangan mereka. 

Apa mereka bilang 'udah ngga cocok' hanya untuk menutupi rasa bosen dan semua perasaan mereka yang sebenarnya? Apa cinta itu harus selamanya cocok? Kemana arti 'perbedaan' dan saling 'melengkapi' jika 'cinta itu harus cocok'? Bagaimana bisa saling melengkapi kalau sudah banyak kecocokan diantara mereka?

'Namanya juga dimabuk cinta, belum keliatan belangnya. Mereka dulu bisa bilang cocok diawal karena mereka duluin nafsu ingin saling memiliki dan rasa penasaran. Ketika merasa bosan dan sudah tidak penasaran lagi atau mungkin malah penasaran sama yang lain karena mereka tidak berusaha buat setia'

Hmm jadi 'kecocokan' itu hanya alasan untuk memenuhi nafsu dan rasa penasaran mereka?

Lantas apa yang kalian rasakan kepada pasangan kalian? Apa 'kecocokan' diantara kalian memang benar-benar 'cocok' atau hanya 'kecocokan' sementara?

Dan 'kenyamanan'...
Apa sih arti 'kenyamanan' yang sebenarnya? Kenapa kalau udah tidak nyaman kita memutuskan untuk saling berpisah? Layaknya barang yang sudah rusak lalu dibuang begitu saja tanpa perduli bahwa dulu barang itu banyak kegunaannya. 

Kenapa banyak pasangan yang tidak bisa mempertahankan 'kenyamanan' itu? Siapa yang salah? Apa yang salah? Aneh bukan manusia itu? Tak pernah puas...

PACARAN

Pacaran? Apa sih maksudnya pacaran? Untuk mencari jodoh? Untuk mencari pasangan hidup? Untuk mencari yang cocok dengan kita?

Pacaran? Yang awalnya kenalan saling berkomunikasi terus tiba tiba merasa cocok mencoba menjalin suatu hubungan lalu timbul masalah terus berpisah dengan alasan "kita udah ngga cocok lagi". Itu yang namanya pacaran? Flat dan basi yaaak hahahaha

Pacaran? Yang awalnya saling memuji saling menyayangi saling menjaga saling mempercayai saling....pokoknya semua "saling" deh. Sampai akhirnya kata "saling" itu terlupakan dan tak terjamah hahaha.

Pacaran? Yang akhirnya galau-galauan main jelek-jelekin main siapa cepet cari pengganti main cemburu-cemburuan padahal sebenarnya masih saling sayang, munafik ngga sih?hahaha

Pacaran? Yang akhirnya sendiri sendiri akhirnya saling berjauhan bagai dua orang yang tak pernah bertegur sapa padahal pernah menghabiskan banyak waktu bersama.

Pacaran? Yang cuma buat status cuma buat dipamerin sama orang lain kalo dia laku cuma buat orang lain merasa dirinya "jones"  cuma buat buktiin ke orang orang kalo dia bahagia padahal dia sendiri ngga lebih menderita dari seorang "jones".

Pacaran? Yang cuma buat menuhin rasa nafsu cuma buat ngilangin rasa penasaran cuma buat "mencicipi" cocok apa ngga cuma buat biar ada merhatiin doang padahal sebelum pacaran juga mereka biasa ngelakuin hal itu sendirian.

Terus intinya pacaran apa? Kesenangan sesaat? Kebahagiaan yang bisa dihitungan dalam itungan detik, menit, jam, hari, bulan dan tahun. Kebersamaan yang cuma dipake buat orang lain merasa cemburu dengan mereka bahkan kebersamaan mereka ada yang pura pura hanya karna mereka takut menjalani hidup ini sendirian lagi.

Aneh bukan? Pacaran sama aja kaya kita ngejalanin hidup dengan kemunafikan. Makanya ngga salah kalo ada yang bilang "ngga ada orang yang ngga munafik". Karena tanpa mereka sadari padahal sebenarnya mereka sering melakukan hal itu.

So. Jangan jadiin pacaran itu jadi sesuatu hal yang berharga banget. Karena belum tentu itu selamanya. Dan ngga ada yang "selamanya". "Selamanya" itu cuma kata yang bikin hidup kita berharap. Bahkan kalo bisa jangan pacaran dulu deh. Cukup suka sukaan aja. Toh nanti rasa suka bisa hilang gitu aja. Ngga perlu takut jadi perawan atau perjaka tua. Kalo udah jodoh pasti bertemu kalo udah saatnya pasti bersama. Banyak yang mencari pasangan pada akhirnya mereka selalu gagal gagal dan gagal. Tapi banyak juga yang ngga begitu mikirin pacaran pada akhirnya mereka bisa nemuin jodoh mereka lebih cepet dari yang selalu mikirin pacaran. Enjoy with your life! Life is not just about relationship!

CINTA ATAU UJIAN? 


Ada ngga asih sebenarnya cinta terlarang itu? kalau terlarang kenapa harus ada cinta diantara keduanya? Apa yang salah? 

Aneh bukan. Kenapa Tuhan menciptakan rasa cinta di antara keduanya padahal rasa cinta itu tak seharusnya ada. Karena mereka Berbeda...

Untuk apa rasa cinta itu? apa hanya membuat kita merasa terluka atas rasa cinta itu? 

Kata seseorang 'terlarang sih ngga tapi resiko ditanggung masing-masing' . Lantas apa mampu kita menghadapi segala resiko yang ada? Awalnya mungkin mampu tapi kenapa lama kelamaan akhirnya mereka memutuskan untuk berpisah juga? Kemana kekuatan dan komitmen yang ada di awal? Apa karena perbedaan?

Kata orang-orang perbedaan itu indah. Tapi kenapa keindahan itu terasa menyakitkan? Apa memang harus segala yang indah itu akhirnya terasa sakit? Ntahlah...

Seseorang itu juga bilang 'sebenarnya itu bukan cinta tapi ujian, Tuhan ingin tahu apa yang akan kita pilih Dia atau manusia, kita akan memprioritaskan Dia atau manusia' Lantas mengapa banyak orang yang menjalankkannya? Apa itu berarti mereka lebih memilih manusia daripada Tuhan? Menjalankkan cinta yang terlarang itu jauh lebih berat daripada cinta yang biasa.

DREAM

Semua orang pasti memiliki mimpi.
Semua orang pasti pernah bermimpi.
Semua orang pasti selalu bermimpi.

Namun tak semua orang bisa selalu menjaga mimpi itu.
Tak semua orang mampu mengwujudkan mimpi itu.
Tak semua orang selalu berani untuk bermimpi.

Terkadang seseorang takut dengan mimpi.
Takut jika itu semua hanya sekedar 'mimpi'.
Takut jika itu semua hanya harap yang sia-sia.

Ketahuilah tak ada yang sia-sia.
Jika kita selalu usaha, yakin dan akhirnya kita akan sampai.

Teruslah bermimpi...

Bermimpilah dalam hidup namun jangan pernah hidup dalam mimpi.

Jangan pernah berfikir bagaimana mengakhiri mimpi.
Namun berfikirlah bagaimana mengawali mimpi.
Jangan jadikan mimpi sesuatu yang semua.
Namun jadikanlah mimpi suatu kenyataan.

Jadikan mimpi suatu tujuan bukan khayalan semata.
Jadikan mimpi sebagai bus bukan halte.
Jadikan mimpi sebagai penggerak bukan penghalang.
Jadikan mimpi sebagi doa bukan ancaman.

Tak usah takut dengan kegagalan.
Karena tanpa ada kata "gagal".
Tak akan pernah ada kata "berhasil"

Namun satu hal yang kita harus ingat.
Walau terkadang mimpi jauh lebih indah dari kenyataan.
Tapi sadarilah bahwa kenyataan jauh lebih indah dari mimpi.
Terlebih jika kita mampu mewujudkan mimpi menjadi kenyataan.

Buatlah orang tertawa karena mimpi kita yang konyol.
Namun pada akhirnya buatlah orang tercengang karena mimpi kita yang konyol.
Jadikan tawa orang sebagai tawa bangga bukan tawa cacian.
Jadikan sesuatu yang konyol sebagai sesuatu yang berkesan.

Mimpi adalah awal. Kenyataan adalah akhir.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Template by:

Free Blog Templates