Tuhan memberikan apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita inginkan...
Ketika kita mengingikan seeorang hadir disisi kita tapi kita tak pernah mendapatkannya itu bukan karena Tuhan tak mendengar doa doa kita tapi Tuhan tahu untuk saat ini 'sendiri' adalah pilihan yang terbaik untuk kita.
Ketika kita mengadu dengan airmata tapi Tuhan justru menambah airmata kita itu bukan karena Tuhan menginginkan kita selalu menangis tapi Tuhan ingin melihat seberapa kuat kita menahan airmata itu.
Ketika kita mendapat musibah tapi Tuhan memberikan cobaan yang lebih dari itu bukan karena Tuhan kejam tapi Tuhan tahu kita mampu lebih kuat dari ini.
Ketika kita mengharapkan untuk dapat terus bersama dengan orang orang yang kita sayang tapi Tuhan justru memisahkan kita itu bukan karena Tuhan jahat tapi karena Tuhan tahu dengan kehilangannya kita mampu belajar arti kebersamaan.
'Tuhan tahu semua yang terbaik untuk kita'
'Tuhan memilih kita karena Dia yakin kita mampu menghadapi semuanya'
'Kita termasuk orang-orang pilihan yang Dia percaya'
'Jika Tuhan tak mengizinkan aku dengan dia untuk bersama itu karena Tuhan lebih mengizinkan aku untuk bersama seseorang yang jauh lebih baik dari dia'
'Tuhan yakinkan aku untuk terus mampu berdiri tegak menghadapi mentari, sadarkan aku bahwa aku bisa menjadi yang lebih kuat dari ini, biarkan aku menangis untuk kebahagiaan yang akan Kau sediakan'
Semua orang pasti memiliki mimpi.
Semua orang pasti pernah bermimpi.
Semua orang pasti selalu bermimpi.
Namun tak semua orang bisa selalu menjaga mimpi itu.
Tak semua orang mampu mengwujudkan mimpi itu.
Tak semua orang selalu berani untuk bermimpi.
Terkadang seseorang takut dengan mimpi.
Takut jika itu semua hanya sekedar 'mimpi'.
Takut jika itu semua hanya harap yang sia-sia.
Ketahuilah tak ada yang sia-sia.
Jika kita selalu usaha, yakin dan akhirnya kita akan sampai.
Teruslah bermimpi...
Bermimpilah dalam hidup namun jangan pernah hidup dalam mimpi.
Jangan pernah berfikir bagaimana mengakhiri mimpi.
Namun berfikirlah bagaimana mengawali mimpi.
Jangan jadikan mimpi sesuatu yang semu.
Namun jadikanlah mimpi suatu kenyataan.
Jadikan mimpi suatu tujuan bukan khayalan semata.
Jadikan mimpi sebagai bus bukan halte.
Jadikan mimpi sebagai penggerak bukan penghalang.
Jadikan mimpi sebagi doa bukan ancaman.
Tak usah takut dengan kegagalan.
Karena tanpa ada kata "gagal".
Tak akan pernah ada kata "berhasil"
Namun satu hal yang kita harus ingat.
Walau terkadang mimpi jauh lebih indah dari kenyataan.
Tapi sadarilah bahwa kenyataan jauh lebih indah dari mimpi.
Terlebih jika kita mampu mewujudkan mimpi menjadi kenyataan.
Buatlah orang tertawa karena mimpi kita yang konyol.
Namun pada akhirnya buatlah orang tercengang karena mimpi kita yang konyol.
Jadikan tawa orang sebagai tawa bangga bukan tawa cacian.
Jadikan sesuatu yang konyol sebagai sesuatu yang berkesan.
Mimpi adalah awal. Kenyataan adalah akhir.
Jaga apa yang hari ini masih menjadi hak kamu karena esok itu belum tentu menjadi hak kamu lagi. Bagaimana jika Tuhan tiba tiba berkata “itu bukan hak kamu lagi” kamu bisa apa? Bagaimana jika Tuhan tiba tiba berkeinginan “dia bukan hak kamu lagi” apa ada yang bisa menahannya? Bagaimana jika mata,hidung,mulut,telinga,kaki,tangan dan lain lainnya besok bukan hak kamu lagi? Siapkah kamu? Mampu tersenyum kah kamu tanpa airmata? Bisa ikhlas kah kamu tanpa amarah? Kehilangan sesuatu secara mendadak memang tak pernah mudah. Kita tahu apa yang kita miliki tak mungkin selamanya tapi apakah kita tahu seberapa kuat kita menerima “tak selamanya” itu? Bagaimana rasanya melepaskan apa yang tak ingin kamu lepaskan? Sakitkah? Beratkah? Iya. Pasti.
Tuhan memberikan apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita inginkan...
Ketika kita mengingikan seeorang hadir disisi kita tapi kita tak pernah mendapatkannya itu bukan karena Tuhan tak mendengar doa doa kita tapi Tuhan tahu untuk saat ini 'sendiri' adalah pilihan yang terbaik untuk kita.
Ketika kita mengadu dengan airmata tapi Tuhan justru menambah airmata kita itu bukan karena Tuhan menginginkan kita selalu menangis tapi Tuhan ingin melihat seberapa kuat kita menahan airmata itu.
Ketika kita mendapat musibah tapi Tuhan memberikan cobaan yang lebih dari itu bukan karena Tuhan kejam tapi Tuhan tahu kita mampu lebih kuat dari ini.
Ketika kita mengharapkan untuk dapat terus bersama dengan orang orang yang kita sayang tapi Tuhan justru memisahkan kita itu bukan karena Tuhan jahat tapi karena Tuhan tahu dengan kehilangannya kita mampu belajar arti kebersamaan.
'Tuhan tahu semua yang terbaik untuk kita'
'Tuhan memilih kita karena Dia yakin kita mampu menghadapi semuanya'
'Kita termasuk orang-orang pilihan yang Dia percaya'
'Jika Tuhan tak mengizinkan aku dengan dia untuk bersama itu karena Tuhan lebih mengizinkan aku untuk bersama seseorang yang jauh lebih baik dari dia'
'Tuhan yakinkan aku untuk terus mampu berdiri tegak menghadapi mentari, sadarkan aku bahwa aku bisa menjadi yang lebih kuat dari ini, biarkan aku menangis untuk kebahagiaan yang akan Kau sediakan'