Menyayangi seseorang yang sudah memiliki kekasih. Hmm gue rasa ini
dialamin sama cewe ataupun cowo yak ya’-‘. Banyak banget orang yang curhat kek
gini ke gua “kenapa harus dia?” “kenapa dia yang udah punya kekasih?”. Sebenarnya
ada banyak faktor yang mempengaruhinya dan mungkin salah satunya takdir. Kita ngga
akan pernah tau kapan kita akan jatuh cinta, pada siapa kita akan menempatkan
hati dan dimana kita akan merasakan jatuh cinta. Ketiga hal ini merupakan hal
yang abstrak menurut gue. Coba gue tanya sama kalian yang pada punya pasangan “sejak
kapan kalian sayang sama pasangan kalian? Sesudah berstatus atau belum?” pasti
rata-rata pada jawab “seiring berjalannya waktu mus”. Nah, kebukti kalian ngga
akan pernah tau waktu yang pasti kapan kalian sayang sama seseorang. Sama kaya
orang yang bilang “gue ngga bisa mus sayang sama dia” bagi gue sebenarnya bukan
ngga bisa hanya saja kalian belom memberikan waktu untuk itu. Pertanyaan gue
kedua “kenapa sih kalian harus sayang sama dia? kenapa ngga orang lain?”
rata-rata jawabannya “mana gue tau mus, hati gue yang milih”. Terbukti lagi kan
yang kedua. Dan terakhir “dimana kalian merasakan pertama kali jatuh cinta sama
dia?” dan ini jawabannya tergantung pengalaman masing-masing. Ngga ada yang
bisa memprediksi ketiga hal ini, karena ini masalah hati. Cuaca aja sekarang
ngga bisa diprediksi apalagi hati.
Ngga ada yang salah sama orang
yang jatuh cinta. Sekalipun dia udah punya pasangan. Emang kalian bisa milih
diantara ketiga hal itu gue mau jatuh cintanya tanggal sekian, sama si dia, dan
disini. Ngga bisa itu MUSTAHIL. Cinta yang direncanakan adalah bukan cinta yang
tulus. Kenapa? Karena terlihat dipaksakan. So, bagi kalian yang suka ngasih
pertanyaan “kenapa harus dia?” gue ngga bisa jawab karena itu hal yang abstrak.
Yang salah adalah ketika kalian jatuh cinta dengan orang yang udah punya
pasangan dan kalian memaksakan dia untuk menjadi milik kalian. Itu yang salah. Secinta-cintanya
kalian sama dia kalo kalian memaksakan dia untuk menjadi milik kalian berarti
cinta kalian palsu, egois. Kalo emang kalian tulus sama dia kalian ngga akan
egois dengan memaksakan dia menjadi milik kalian terlebih dia udah punya
pasangan. Tapi kan cinta harus memiliki mus. Terus kalo kalian udah memiliki
kalian mau ngapain? Bangga gitu? Bangga pacaran sama orang yang bersama kalian
tapi terpaksa?. Bodoh. Apa kalian tega sama pasangannya? Coba kalian bayangin
seandainya itu kalian, gimana sakitnya? Kalian boleh buta oleh cinta tapi
jangan sampe hati nurani kalian juga dibutakan sama cinta, itu namanya bukan
cinta sejati. Dan yang ada hubungan kalian ngga akan bertahan lama karena
dihubungan kalian ada yang tersakiti hatinya. Menjalin hubungan juga perlu
restu loh dan jangan sampe ada yang merasa tersakiti, biar langgeng. Kecuali yak,
kecuali nih kalo si dianya juga sayang sama kalian. Kalian selesaiin deh
bertiga gimana jalan keluar yang adil.
Gimana kalo dia mantan kita tapi dia udah punya kekasih mus? pertanyaan gue, mantan kalian sayang ngga sama kekasih barunya? kalo sayang berarti kalian yang harus mundur atau menyayangi dalam diam. Karena gimana juga mantan punya hak buat jatuh cinta lagi. Kalo kaya gini ini sih kasusnya kalian yang ngga bisa moveon dari dia. Gue tau mempunyai perasaan sama
orang udah punya pasangan itu sakitnya minta ampun but this your choice. Apapun
resikonya ya kalian harus hadepin. Mau kalian lanjutin sayang sama dia atau
menerima seseorang yang menyayangi kalian itu pilihan kalian. Saran gue yak
mending menerima seseorang yang udah sayang sama kalian, InsyaAllah seiring
berjalannya waktu kalian bisa sayang kok sama dia yang baru dan lupa sama dia
yang udah pasangan. Cinta sejati tak terletak pada apa yang kamu dikerjakan dan
dia ketahui tapi cinta sejati terletak pada apa yang kamu kerjakan tapi tidak
dia ketahui. Contohnya, mendoakan. Perjuangin yang memperjuangakan kalian. Banyak
orang yang masang dp gini tapi buktinya mereka tetap memperjuangkan yang tidak
memperjuangkan dia. sesayang sayangnya
kalian sama dia, seberjuang juangnnya kalian untuk dia, sesabar sabarnya kalian
sampe tersakiti kalo dia bukan HAK kalian dia suatu saat pasti pergi, tapi kalo
dia memang HAK kalian dia akan bertahan dengan sendirinya di samping kalian.
Yang membedakan hanya waktu. Semakin lama kalian bertahan sama seseorang yang
tidak memperdulikan kalian semakin dalam rasa sakit yang kalian terima dengan
sendirinya. Apapun yang kalian korbanin buat dia terlebih lagi kalian selalu
korbanin perasaan kalian buat dia itu ngga ada gunanya kalo Allah emang ngga
memberikan HAK kepada kalian. Tapi kalo Allah memberikan HAK dia untuk kalian
dengan cara-Nya suatu saat pasti dia akan bisa menyayangi kalian dan dateng
sendiri ke kalian. Buat kali ini kalian harus percaya sama gue! Kalian ngga
bakal musyrik kok hahahahaha. Jujur ini demi kebahagiaan kalian. Kenapa gue
selalu terlihat sok tegar? Karena gue memegang teguh prinsip ini. KALO EMANG DIA HAK GUE, DIA PASTI BAKAL
BALIK LAGI KE GUE DENGAN SENDIRINYA. Ayo, yang mau sok tegar kaya gue
silahkan pergunakan prinsip ini di hati kalian, InsyaAllah dengan sendirinya
kalian akan tegar.
Lagipula yak, jalan cinta kalian
masih panjang. Kalo pun “saat ini” kalian belom bisa memiliki dia “mungkin
nanti” kalian bisa memiliki dia. Mungkin Cuma “belom saatnya” bukan “ngga bisa”,
jangan terlalu cepat ambil kesimpulan yang Cuma bisa buat kalian sakit hati. Ambil
postifnya aja deh kalo ngga jadi jadi juga ampe kalian nikah itu tandanya dia
bukan yang terbaik buat kalian. Jangan diambil yang galaunya aja kalian bakal
sedih doang. Nikmatin aja sekalipun itu rasa sakit, jangan salah sakit hati
juga nikmat dari Allah, biar kalian ngga takabur sama kesenangan dunia yang sesaat *Asiiik bahasa anak uin*
wkwkwkwk. Apapun yang terjadi sama diri kalian itu semua udah ada yang ngatur,
tugas kalian hanya menjalankan dan mengambil pelajaran dari semua yang udah
terjadi.
So, buat yang lagi menyayangi seseorang tapi dia sudah
memiliki kekasih kalian ngga salah kok, yang salah kalo kalian MEMAKSAKAN DAN MENGHALAL BERBAGAI CARA
UNTUK DIA MENYAYANGI KALIAN DAN
BERSAMA KALIAN. Ambil pilihan yang selalu membuat kalian bisa menikmati
hidup. Karena kematian ngga bisa diprediksi. Gimana kalo kalian ngabisin hari
kalian Cuma buat galauin dia tiba-tiba besok kalian udah ngga ada didunia ini?
Bodoh ngga sih, ngabisin waktu di dunia Cuma buat nyakitin perasaan sendiri? Semoga
tulisan gue ini bisa memberikan pencerahan kepada kalian yang galau yah. Karena
gue ngga bisa nasehatin kalian satu-satu hahaha. Gue ngga berharap blog gue
banyak yang baca, gue Cuma berharap blog gue bisa bermanfaat dan memberikan
jalan kepada orang orang yang hatinya lagi tersesat. See youuuu~. Semoga kalian
menemukan jalan yang kalian cari dan dapat membahagiakan kalian:*({}).




