Diposting oleh
Unknown
di
00.27
Jaga apa yang hari ini masih menjadi hak kamu karena esok itu belum tentu menjadi hak kamu lagi. Bagaimana jika Tuhan tiba tiba berkata “itu bukan hak kamu lagi” kamu bisa apa? Bagaimana jika Tuhan tiba tiba berkeinginan “dia bukan hak kamu lagi” apa ada yang bisa menahannya? Bagaimana jika mata,hidung,mulut,telinga,kaki,tangan dan lain lainnya besok bukan hak kamu lagi? Siapkah kamu? Mampu tersenyum kah kamu tanpa airmata? Bisa ikhlas kah kamu tanpa amarah? Kehilangan sesuatu secara mendadak memang tak pernah mudah. Kita tahu apa yang kita miliki tak mungkin selamanya tapi apakah kita tahu seberapa kuat kita menerima “tak selamanya” itu? Bagaimana rasanya melepaskan apa yang tak ingin kamu lepaskan? Sakitkah? Beratkah? Iya. Pasti.
Bukan Hak Kamu Lagi
Jaga apa yang hari ini masih menjadi hak kamu karena esok itu belum tentu menjadi hak kamu lagi. Bagaimana jika Tuhan tiba tiba berkata “itu bukan hak kamu lagi” kamu bisa apa? Bagaimana jika Tuhan tiba tiba berkeinginan “dia bukan hak kamu lagi” apa ada yang bisa menahannya? Bagaimana jika mata,hidung,mulut,telinga,kaki,tangan dan lain lainnya besok bukan hak kamu lagi? Siapkah kamu? Mampu tersenyum kah kamu tanpa airmata? Bisa ikhlas kah kamu tanpa amarah? Kehilangan sesuatu secara mendadak memang tak pernah mudah. Kita tahu apa yang kita miliki tak mungkin selamanya tapi apakah kita tahu seberapa kuat kita menerima “tak selamanya” itu? Bagaimana rasanya melepaskan apa yang tak ingin kamu lepaskan? Sakitkah? Beratkah? Iya. Pasti.
0 komentar:
Posting Komentar